Artikel Pergelaran Bumi Nusantara 2026

July 14, 2026

Suasana penuh semangat menyelimuti Green Office Park pada Sabtu, 23 Mei 2026, ketika Bumi Nusantara Montessori menggelar “Pergelaran Bumi Nusantara 2026”. Bertajuk “Penjelajah Kecil Nusantara”, acara tahunan ini menjadi panggung perayaan seni, karya siswa, sekaligus seremonial pelepasan bagi siswa yang telah menuntaskan masa belajarnya di Bumi Nusantara Montessori.

Setiap tahun, Pergelaran Bumi Nusantara hadir dengan tema baru yang berbeda. Pada edisi tahun ini, anak-anak tampil mengenakan baju adat nasional, merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia dari berbagai daerah. Sekolah berharap, melalui pengalaman ini, siswa dapat semakin mengembangkan minat, bakat, dan kepercayaan diri mereka.

Tidak berdiri sendiri, acara ini lahir dari kolaborasi yang melibatkan tiga pihak sekaligus: sekolah, siswa, dan orang tua. Mulai dari konsep, kostum, hingga koreografi tari, semuanya dirancang dengan melibatkan ketiganya secara aktif. Selama berbulan-bulan menjelang hari pelaksanaan, anak-anak rutin berlatih bersama para guru, begitu juga orang tua, sambil hadir membangun rasa percaya diri anak untuk berani tampil di atas panggung.

Keseruan acara ini juga didukung oleh keterlibatan para alumni Bumi Nusantara Montessori yang turut berperan sebagai volunteer, mulai dari memandu jalannya acara, menyambut tamu, hingga mengarahkan tamu yang hadir.

Pada kesempatan ini, Ibu Pritta Tyas, M.Psi, Psikolog, selaku Kepala Sekolah sekaligus Co-Founder Sekolah Bumi Nusantara Montessori, menyampaikan sambutannya. Beliau menegaskan bahwa Bumi Nusantara Montessori merupakan sekolah berbasis komunitas, di mana keluarga dan sekolah bergerak sebagai satu tim yang solid dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa setiap anak memerlukan waktu, kesempatan, dan bimbingan yang tepat untuk menemukan serta mengasah potensi dirinya, dan hal tersebut hanya dapat terwujud melalui kerja sama erat antara sekolah dan keluarga. Sebagai bentuk apresiasi, beliau juga memberikan bunga beserta surat ucapan terima kasih kepada para orang tua yang telah berdedikasi sebagai panitia penyelenggara acara.

Rangkaian acara berlangsung dalam tiga segmen yang masing-masing menghadirkan warna tersendiri. Segmen pembuka dimeriahkan oleh penampilan tari dan lagu dari para siswa, mulai dari “Wonderland Indonesia”, “Tokecang”, “Si Patokaan”, “Ampar-Ampar Pisang”, “Rasa Sayange”, hingga lagu daerah Papua dan Bali.

Memasuki segmen kedua, suasana berubah menjadi prosesi pelepasan siswa. Setiap siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya di TK Bumi Nusantara Montessori menerima medali dan berkesempatan berfoto di atas panggung. Pada momen ini, Bapak Jaya, selaku ayah dari Dean dan perwakilan orang tua, menyampaikan kesan dan pesannya selama mendampingi sang anak menempuh pendidikan di Bumi Nusantara Montessori. Momen ini kemudian dilengkapi dengan pembacaan puisi yang dibawakan secara bergilir oleh perwakilan orang tua, kepala sekolah, dan perwakilan siswa.

Sebagai penutup, segmen ketiga menghadirkan kolaborasi orang tua dan guru yang mempersembahkan Tari Medley Nusantara, hasil latihan berminggu-minggu di tengah kesibukan masing-masing. Penampilan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian lagu dolanan yang dibawakan oleh para siswa, dimulai dari “Padang Bulan”, “Cublak-Cublak Suweng”, “Jaranan”, dan “Lir Ilir”, disusul dengan “Tek-Kotek Anak Ayam” yang ditarikan oleh siswa Kelompok Bermain, hingga lagu “Persahabatan” yang dipersembahkan oleh siswa Kelas Samudra. Momen yang tak kalah istimewa terjadi ketika sejumlah siswa yang sebelumnya ragu tampil pada segmen pertama, akhirnya memberanikan diri naik ke atas panggung. Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup dengan tarian bersama mengikuti lagu “Aku Indonesia”, diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh hadirin.

Sebagai sekolah yang menerapkan metode Montessori, Bumi Nusantara Montessori senantiasa menempatkan proses dan pertumbuhan anak sebagai fokus utama, bukan sekadar hasil akhir. Setiap anak diberikan keleluasaan untuk berkembang sesuai kecepatan dan caranya masing-masing, dengan dukungan penuh dari guru dan orang tua. Pergelaran Bumi Nusantara menjadi representasi nyata dari penerapan metode ini, sekaligus mencerminkan kuatnya semangat komunitas yang menjadi nilai dasar sekolah, dengan menghadirkan ruang bagi anak untuk belajar mengekspresikan diri secara terbuka.

Acara tahun ini selaras dengan nilai yang dijunjung sekolah, yakni pentingnya mengenalkan budaya dan identitas bangsa sebagai bekal bagi anak sebelum melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Suksesnya Pergelaran Bumi Nusantara 2026 turut didukung oleh para sponsor: First Step, Kiedler, Mommiku by Realfood, Little Joy, Labore, Tentang Anak, Veska, Alamii, Moell, SOS, Arummi, Karta Bhatari, My Baby, dan Expert Boost.

Leave a comment